yang setuju share...Jika Ahok tak di Penjara, JK lebih baik Mengundurkan Diri Secara Terhormat



Sesuai sama janji Wakil Presiden Juiceuf Kalla, Polri di beri saat dua minggu untuk menyelesaikan masalah sangkaan penistaan agama oleh Gubernur Ahok.

" Bila dalam periode waktu itu Ahok masihlah melenggang bebas, kami dari umat Islam merekomendasikan agar Wapres Juiceuf Kalla mengundurkan diri, itu yaitu sikap yang begitu terhormat, terlebih JK di kenal sebagai tokoh muslim di KAHMI, NU serta Dewan Masjid, " tegas Ketua Qomando Orang-orang Tertindas (Qomat), Martimus Amin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/11).

Lihat keadaan terbaru, menurut Amin, ada tanda-tanda prinsip Jokowi lewat wakilnya itu cuma omong kosong belaka.

Tanda-tandanya tampak terang lantaran Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian masihlah membela Ahok seolah tak bersalah. Bahkan juga, Buni Yani yang pertama meng-upload video ujaran 'heboh' Ahok di Pulau Seribu, melalui media sosial Youtube jadi ingin ditersangkakan.

" Ini terang satu diantara bentuk pengaburan permasalahan, " tegas Amin.

Belum lagi, analisa Amin, skenario yang telah didesain oleh Jokowi dengan cara systematis terlebih dulu membuat perlindungan Ahok, yaitu dikerjakan pemblokiran beberapa puluh portal Islam lewat Kementerian Komunikasi Info, serta penggangguan tanda seluler Telkomsel serta Indosat lewat Kementerian BUMN waktu hari H tindakan Bela Islam II.

" Jadi aksi pengunduran diri JK itu yaitu sikap lebih terhormat serta kesatria dari pada menanti saat digeser atau dimarjinalkan, " desak Amin.
yang setuju share...Jika Ahok tak di Penjara, JK lebih baik Mengundurkan Diri Secara Terhormat yang setuju share...Jika Ahok tak di Penjara, JK lebih baik Mengundurkan Diri Secara Terhormat Reviewed by Siska Permatasari on 22.58 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

TOP-LEFT ADS