KH Said Aqil Siroj: Umat Islam Boleh Mengucapkan Selamat Hari Natal. Benarkah Diperbolehkan dan Apa Hukumnya?



Jenderal Purn Endriartono Sutarto menyesalkan ada pemasangan spanduk yang mengharamkan umat Islam mengatakan “Selamat Natal” pada umat Kristen.

“Apapun apa yang diyakininya, tdk semestinya dipasang ditempat umum spt itu, ” tegas Endriartono lewat account Twitter @endrisutarto, menanggapi pemasangan spanduk larangan umat Islam mengatakan selamat Natal.

Terlebih dulu mengedar photo spanduk pengharaman perkataan Selamat Natal, di media sosial. Dalam photo terlihat tulisan bernada peringatan : “Yang mengakibatkan kerusakan, mencopot spanduk ini bermakna musuh Islam”



Musisi Indra Aziz, lewat account ‏@IndraAziz juga berkicau masalah spanduk itu. “Spanduk haram mengatakan selamat Natal itu melukai perasaan umat Kristiani juga umat Muslim. Jahat itu yang buat serta yg ijinkan itu naik, ” catat @IndraAziz.

Masalah perkataan selamat Natal, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan kalau umat Islam bisa mengatakan Selamat Hari Natal pada umat Kristen.
Link Facebook :


Sikap PBNU itu di sampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, di Jakarta, Selasa (17/12). Said menyatakan, pengucapan “Selamat Natal” dari umat Islam yaitu untuk kelahiran seseorang nabi. Bukanlah Anak Allah. “Bisa. Namun bukanlah lantaran lahirnya anak Tuhan. Namun mengatakan Natal atas dilahirkannya Nabi Isa (Yesus). Bukanlah putera Allah, ” kata Said, seperti diambil tribunnews.

http :// makassar. tribunnews. com/2015/12/20/kh-said-aqil-jelaskan-bolehnya-ucapkan-selamat-natal
KH Said Aqil Siroj: Umat Islam Boleh Mengucapkan Selamat Hari Natal. Benarkah Diperbolehkan dan Apa Hukumnya? KH Said Aqil Siroj: Umat Islam Boleh Mengucapkan Selamat Hari Natal. Benarkah Diperbolehkan dan Apa Hukumnya? Reviewed by Siska Permatasari on 21.36 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

TOP-LEFT ADS