GEMPAR! Akhirnya Bawaslu Mulai Akui Adanya Kecurangan Pilpres

Republica - Permintaan Hakim MK kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) untuk memberikan keterangan terkait kejanggalan proses pemungutan suara di mapia Barat dan Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Papua, ditegaskan Komisioner Bawaslu, Nasrullah bahwa di wilayah tersebut tidak pernah terjadi ada pemungutan suara.

"Khusus di distrik Mapia Barat dan Tengah sama sekali tak ditemukan pemungutan berlangsung. Termasuk ikat, noken dan sebagainya," terang Nasrullah di sidang MK, Rabu 


Di luar dugaan, Bawaslu menyatakan keheranannya atas kejadian tersebut. Tidak ada aktifitas pencoblosan namun pasangan Joko-Kalla bisa mendapat puluhan ribu suara di kedua distrik tersebut.
"Atas pertimbangan itulah, tiba-tiba ada angka yang muncul di rekap kabupaten kota. Enam ribu sekian di Mapia Tengah dan jumlah delapan belas ribuan di tingkat kota untuk pasangan calon nomor dua dan pasangan calon nomor urut satu nol," lanjut Nasrullah.

Nasrulloh juga mengakui jika puluhan ribu suara tersebut pada akhirnya tetap disahkah ke tingkat Provinsi Papua, hingga ke KPU pusat. Hal itu disebabkan terlalu mepetnya waktu untuk menyelidiki kejanggalan proses Pilpres lebih lanjut.

Untuk itu Nasrullah menegaskan seluruh hasil rekapitulasi suara Pilpres dari wilayah yang tidak menggelar pemungutan suara maka hasil tersebut ia tegaskan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Bawaslu mengusulkan sebaiknya daerah yang tak dilakukan pemungutan suara maka angka-angka tersebut tentu tak dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.

GEMPAR! Akhirnya Bawaslu Mulai Akui Adanya Kecurangan Pilpres GEMPAR! Akhirnya Bawaslu Mulai Akui Adanya Kecurangan Pilpres Reviewed by Siska Permatasari on 02.06 Rating: 5

14 komentar

  1. makanya jalan pemerintahan ini,selalu gaduh dan ribut,karena ALLAH tidak redha dengan kecurangan ini

    BalasHapus
  2. sudah kuduga dr awal memang ga amanah orng2 yg ada di Bawaslu

    BalasHapus
  3. Kalau begitu kejadiannya ya BAWASLU hrs mepertanggung jawabkan tindakannya yg tidak meninandak lanjuti kejanggalan tp malah cm TERHERAN HERAN

    BalasHapus
  4. bacaan pendukung Jokowi Undercover by Bambang Tri, info lengkap ketik Bambang Tri di fb ataupun searching di mbah geogle cekidot seru dweh....

    BalasHapus
  5. Setelah keadaan jadi begini baru mengakui....

    BalasHapus
  6. Ketua KPU yg menangani pilpres lalu udah koit duluan.

    BalasHapus
  7. Ketua KPU yg menangani pilpres lalu udah koit duluan.

    BalasHapus
  8. Manusia2gak brs.knp br skrg dibicarakan,apa br nyadar bahwa dia,...

    BalasHapus
  9. Kenapa baru dibuka ke publik om?ini kan kejahatan namanya, harus diusut tuntas, kalau memang terbukti, mesti diandulir nih..

    BalasHapus
  10. Tidak usah pertanggung jawabkan di dunia pak nnt di akhirat pertanggung jawabkan tindakan kalian

    BalasHapus
  11. Padahal hasil pungutan suara selusih tipis dngn prabowo..berarti yg hrusnya menang adlh pk Prabowo.

    BalasHapus
  12. Berfikir logika cara termudah memahami. Pak Jokowi bukanlah Petahana yang mempunyai kemampuan untuk lobi2 yang mampu memgatur Pemilu.Presiden dikala itu masih Bapak SBY, kalau kita lihat partai beliau mengusung Bapak Prabowo. Kemungkinan kecil hal ini bisa terjadi. Lebih baik kita berperan serta memajukan bangsa ini, daripada meributkan hal yang tidak penting. Kalaupun saat sekarang kita tidak puas dengan kepemimpinan Bapak Jokowi, jangan dipilih lagi. Wassalam

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

TOP-LEFT ADS