Prof. Halide: Dulu Siswa Lebih Takut Guru dibanding Polisi dan Tentara, Sekarang ?



Assalamualaikum wr wb serta Salam sejahtera untuk kita semuanya...

Institusi pendidikan yang semestinya jadi tempat mulia, belakangan ini jadi mencerminkan hal yg tidak lumrah atas sebagian kasus k3k3rasan yang melilit lingkungan intelektual itu.



Satu diantara masalah yang masihlah hangat di ingatan kita yaitu p3mukul4n yang melibatkan salah seseorang tenaga pendidik di Makassar, Dasrul berbarengan siswanya MAS yang akhirnya bergulir ke jalur hukum.

Masalah yang sukses mengambil alih perhatian umum itu berawal waktu MAS tak penuhi pekerjaan yang didapatkan Dasrul, serta jadi bikin onar pada rekan-rekan di kelasnya. Hal itu menarik perhatian Dasrul dengan menampar MAS sebagai bentuk teguran.

Terasa tak terima atas perlakuan gurunya, MAS lalu melaporkan aksi Dasrul ke ayahnya, Achmad Adnan. Adnan yang terasa berang perlakuan Dasrul pada akhirnya memukul sisi hidung Dasrul, menyebabkan tulang hidungnya berubah serta mesti dioperasi.

Menyikapi potret k3k3rasan yang berlangsung pada institusi pendidikan itu, Prof Halide sebagai pemerhati pendidikan di Sulawesi Selatan (Sulsel) begitu menyayangkan perlakuan orangtua siswa pada guru.

“Kita sebagai murid bila salah mengaku salah, saya begitu tak sepakat atas aksi orangtua siswa yang memukul guru, ” tegas Prof Halide pada MAKASSARTERKINI. com.


Prof Halide memberikan, sistem pendidikan pada jaman saat ini begitu tidak sama dibanding dahulu saat dianya masihlah mengenyam dunia pendidikan.

“Kalau orangtua saya dahulu, saat saya buat kekeliruan ancamannya itu senantiasa begini ‘saya lapor gurumu bila kau nakal’. Jadi dahulu itu, kita bukanlah polisi atau tentara yang ditakuti, tetapi guru. Lantaran guru menghukum untuk kebaikan, ” katanya.

Setelah itu, Prof Halide bercerita pengalamannya waktu mesti terima hukuman guru akibat kekeliruan yang ia buat.

“Saya itu 2 x dit3mp3leng sama guru. Pertama, pada 1949 saya kebetulan ke sekolah serta temukan granat. Lantaran tidak jelas apa granat itu, saya juga ambillah serta mainkan. Demikian diliat kepala sekolah (guru) saya, ia segera t3mp3leng saya, ” jelasnya.

Prof Halide menjelaskan, sesudah men4mparnya memarahinya dengan cara keras. “Tahu apa yang terjadi g3ranat itu bila dibuang (dilemparkan), berapakah orang dapat wafat dunia, ” kenangnya.

Sesaat, t4mp4ran ke-2 yang dirasakannya pada saat masihlah kelas 4 SD. “Dulu senantiasa apel pagi. Ketika apel, saya banyak ribut (onar), serta salah seseorang guru saya segera men3mpeleng saya. Saya tak marah karenanya yaitu hukuman dari aksi (bersalah) saya, ” tutup Prof Halide.

Sekian info yang kami berikan seperti yang kami lansir dari makassarterkini. Silakan like fanspage serta tetaplah kunjungi website kami di www. berkobar. com. Kami selalu memberi berita paling baru, terhangat, terpopuler, serta teraktual yang ditulis dari beragam sumber. Terima Kasih atas kunjungan anda Mudah-mudahan info yang kami berikan ini berguna serta terima kasih. Untuk informasi paling baru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!
Prof. Halide: Dulu Siswa Lebih Takut Guru dibanding Polisi dan Tentara, Sekarang ? Prof. Halide: Dulu Siswa Lebih Takut Guru dibanding Polisi dan Tentara, Sekarang ? Reviewed by Siska Permatasari on 16.16 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

TOP-LEFT ADS