Habib Rizieq : "Saya Pidanakan Presiden Dan Kapolri Kalau Berani Coba Halangi Demo 212"



Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab meneror bakal memenjarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian apabila melarang tindakan Bela Islam III yang berjalan pada 2 Desember 2016 yang akan datang atau 212. Habib Rizieq menyampaikan, 2 Desember yaitu unjuk rasa yang dilindungi Undang-Undang Nomer 9 th. 1998. Diluar itu dalam Pasal 18 ayat 1 juga dijelaskan, siapa saja menghambat atau menghadang yakni dengan kekerasan satu unjuk rasa yang dilindungi Undang-Undang dipidana setahun penjara.

“Jadi bila Presiden atau Kapolri berusaha untuk halangi satu unjuk rasa yang telah dilindungi undang-undang itu, jadi beliau beliau dapat dipidana setahun penjara, ” tegas Rizieq sebelumnya melakukan kontrol sebagai pakar agama untuk masalah penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat (23/11/2016). "


Diterangkan Habib Rizieq, demo 212 atau Tindakan Belas Islam III tetaplah sama juga dengan tindakan terlebih dulu yaitu inginkan supaya Ahok ditahan lantaran sudah menistakan agama.

Rizieq tidak menampil akan berlangsung preseden jelek bila Ahok tak ditahan. Pasalnya, pada beberapa masalah terlebih dulu, semuanya tersangka dikerjakan penahanan.

“Jadi tindakan 212 konstitusional dengan maksud penegakan hukum hingga kami minta semuanya pihak semua pihak Presiden serta semua jajarannya untuk hargai konstotusi, ” tandas Habib Rizieq.

Dikabarkan terlebih dulu Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengemukakan ada beberapa elemen orang-orang yang bakal mengadakan Tindakan Bela Islam III dengan lakukan salat Jumat di Jalan Thamrin, Sudirman, serta Bundaran HI, pada 2 Desember 2016.

" Sesuai sama UU 9/1998 tentang Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat di Muka Umum, itu hak konstitusioonal. Namun tak bisa mengganggu hak asasi orang lain, termasuk juga pemakai jalan protokol. Bila itu diblok, automatis bakal mengganggu orang lain, " sambung Tito.

Menurut Tito, tindakan itu bakal bikin Jakarta akan macet. Oleh karenanya, kapolri bakal melarang aktivitas itu. Bila tetaplah dikerjakan, bakal dibubarkan. Demo dapat di gelar di lapangan Monas seperti umum serta salat dapat di Istiqlal atau Lapangan Banteng.

" Bila melawan (tetaplah di HI), bakal kami tindak. Itu juga melawan petugas dapat dikenai Pasal 213 serta 214 KUHP bila hingga ada petugas luka. Kapolda Metro bakal mengeluarkan maklumat larangan. Maklumat itu bakal diikuti kapolda lain di daerah untuk melarang kantong-kantong massa di daerah yang bakal diberangkatkan ke Jakarta. Ada sistem untuk yang ngotot, " kata Tito..

Lebih memanas, Habib Rizieq meneror memenjarakan Presiden serta Kapolri.... bagaimana menurut anda? (mabesajo. com)
Habib Rizieq : "Saya Pidanakan Presiden Dan Kapolri Kalau Berani Coba Halangi Demo 212" Habib Rizieq : "Saya Pidanakan Presiden Dan Kapolri Kalau Berani Coba Halangi Demo 212" Reviewed by Siska Permatasari on 15.39 Rating: 5

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

TOP-LEFT ADS